<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/7261451655083363028?origin\x3dhttp://infosinema-barat.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Selasa, 18 Maret 2014

Omar

Jenis Film Drama, Dewasa - Sutradara Hany Abu-assad - Produser Hany Abu-assad, David Geson, Waleed Zuaiter - Produksi Zbros - Durasi 96 menit.

Pemain Adam Bakri, Leem Lubany, Waleed F, Samer Bisharat, Eyad Hourani.

Baik cinta maupun perang bukanlah hal yang sederhana dan lugas di Palestina yang terjajah.

Omar yang muda dan tampan jatuh cinta pada Nadia, adik perempuan Tarek, sahabatnya yang militan.

Hidup dengan Tembok yang mengular sepanjang Tepi Barat yang diduduki Israel, Omar mahir menghindari peluru pasukan pengawas demi memanjat tembok itu dan mengunjungi si cantik Nadia.

Namun, setelah seorang tentara Israel tewas dalam gerakan perlawanan yang gagah berani, Omar menjadi bidak dalam permainan catur yang membayangi rencana masa depan dan persahabatan masa kecilnya.

Omar dihadapkan dengan pilihan-pilihan menyakitkan tentang hidup, cinta, dan kedewasaan yang membuatnya terbelah seperti lanskap Palestina.

Bahkan walaupun keputusannya sekadar termotivasi oleh cintanya kepada Nadia, dampaknya sangat besar, baik secara pribadi maupun politis.

Label: , , , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda